23JUL
1. Hujan ikan, Honduras
15.Old Faithful
Hujan ikan di Honduran Folklore adalah hal biasa. Terjadi di Departamento de Yoro antara
bulan Mei dan Juli. Para saksi menyatakan fenomena ini dimulai dengan
munculnya awan hitam di langit yang diikuti oleh petir, angin kuat, dan
hujan lebat selama 2 hingga 3 jam. Saat hujan berhenti itulah, ratusan
ikan yang masih hidup dapat ditemukan di atas tanah. Orang-orang akan
mulai memungutinya dan memasaknya di rumah. Sejak 1998 festival yang
diberi nama “Festival de la Lluvia de Peces” atau “Rain of Fish Festival” dirayakan tiap tahunnya di kota Yoro, Departamento de Yoro, Honduras.
2. Hujan darah di Kerala, India
Dari tanggal 25 Juli hingga 23 September 2001, fenomena alam aneh yaitu hujan merah secara sporadis turun di Kerala, India selatan. Siraman hujan ini berwarna merah, menodai pakaian orang-orang dengan warna yang mirip darah ini. Warna hujan lain seperti kuning, hijau, dan hitam juga pernah dilaporkan terjadi.
Dari tanggal 25 Juli hingga 23 September 2001, fenomena alam aneh yaitu hujan merah secara sporadis turun di Kerala, India selatan. Siraman hujan ini berwarna merah, menodai pakaian orang-orang dengan warna yang mirip darah ini. Warna hujan lain seperti kuning, hijau, dan hitam juga pernah dilaporkan terjadi.
Turunnya hujan berwarna merah di
India ini sempat menghebohkan dunia. Para ilmuwan meyakini hujan ini
mengandung sel hidup karena ditemukan DNA. Temuan ini hasil penelitian
seorang ahli mikrobiologis asal Inggris bernama Milton Wainwright dari
Universitas Sheffield, namun si ilmuwan ini belum bisa memastikan
mengenai DNA apa yang terkandung dalam hujan darah India ini. Namun
anggapan ini dibantah karena ada anggapan lain yang menyebutkan bahwa
hujan ini berasal dari semburan pasir di Arab yang bercampur dengan air
hujan. Kejadian yang sama pernah terjadi di Inggris tahun 1968. Sampai
sekarang fenomena alam ini masih menjadi perdebatan.
3. Black Sun (Matahari Hitam), Denmark
Selama musim semi di Denmark, pada kira-kira satu setengah jam sebelum matahari terbenam, kawanan burung jalak Eropa (sturnus vulgaris) yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari sejuta berkumpul dari berbagai penjuru berkumpul membentuk formasi-formasi menakjubkan.
Selama musim semi di Denmark, pada kira-kira satu setengah jam sebelum matahari terbenam, kawanan burung jalak Eropa (sturnus vulgaris) yang jumlahnya bisa mencapai lebih dari sejuta berkumpul dari berbagai penjuru berkumpul membentuk formasi-formasi menakjubkan.
4. Empat matahari, China
Munculnya 4 matahari di China ini ternyata merupakan fenomena alam biasa, seperti yang dikutip LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) yang menjelaskan masalah ini, ini kutipannya: “Fenomena itu dinamakan sun dog atau anjing penjaga matahari. Cahaya tersebut biasa muncul di kanan kiri halo sehingga sering dianggap matahari meskipun memiliki ukuran lebih kecil”.
Munculnya 4 matahari di China ini ternyata merupakan fenomena alam biasa, seperti yang dikutip LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) yang menjelaskan masalah ini, ini kutipannya: “Fenomena itu dinamakan sun dog atau anjing penjaga matahari. Cahaya tersebut biasa muncul di kanan kiri halo sehingga sering dianggap matahari meskipun memiliki ukuran lebih kecil”.
Malah fenomena ini punya sebutan atau istilah ilmiahnya yakni sun dog,
berarti bahwa kemunculan lebih dari 1 matahari pernah terjadi
sebelumnya, yang pasti beberapa kali terjadi, sehingga mempunyai nama
panggilan. Dan terjadinya pun karena hasil dari proses pembiasan cahaya
matahari dengan kristal es, ini baca lagi kutipannya: “Ketentuannya, di
sekitar arah matahari muncul kristal-kristal es yang membiaskan cahaya.
Biasanya, terjadi dua fenomena yaitu halo dan sun dog”
5. Badai petir abadi, Venezuela
Fenomena “Relámpago del Catatumbo” atau “Petir Catatumbo” adalah suatu fenomena alam yang aneh. Lokasinya di mulut sungai Catatumbo di Danau Maracaibo (Venezuela), feneomena ini berwujud halilintar atau petir di langit yang tingginya lebih dari 5 kilometer dan terjadi selama 140 hingga 160 di malam-malam dalam setahun, 10 jam dalam satu malam, dan sebanyak 280 kali perjamnya.
Fenomena “Relámpago del Catatumbo” atau “Petir Catatumbo” adalah suatu fenomena alam yang aneh. Lokasinya di mulut sungai Catatumbo di Danau Maracaibo (Venezuela), feneomena ini berwujud halilintar atau petir di langit yang tingginya lebih dari 5 kilometer dan terjadi selama 140 hingga 160 di malam-malam dalam setahun, 10 jam dalam satu malam, dan sebanyak 280 kali perjamnya.
Badai yang hampir permanen ini
terjadi di atas dataran tanah rawa dimana aliran sungai Catatumbo
mengisi danau Maracaibo. Fenomena ini diperkirakan merupakan pembentuk
tunggal terbesar lapisan ozone di bumi, melihat intensitas dan
frekuensinya yang tinggi.
6. Bola api naga sungai mekong, Vietnam
Pernahkah kamu berjalan di suatu sungai di Negara tropis pada malam hari dan tiba-tiba dari sungai itu keluar bola-bola cahaya mera sebesar telur naik ke angkasa? Ini terjadi setiap tahunnya khususnya di bulan oktober di sungai Mekong (sungai ini pernah muncul di film Rambo 3). Fenomena alam aneh ini disebut bola api “naga”.
Pernahkah kamu berjalan di suatu sungai di Negara tropis pada malam hari dan tiba-tiba dari sungai itu keluar bola-bola cahaya mera sebesar telur naik ke angkasa? Ini terjadi setiap tahunnya khususnya di bulan oktober di sungai Mekong (sungai ini pernah muncul di film Rambo 3). Fenomena alam aneh ini disebut bola api “naga”.
Bola-bola cahaya ini muncul dari
dalam air, keluar, dan naik ke angkasa lalu menghilang dengan
sendirinya. Keren ya? Bola-bola cahaya ini ga pernah memakan korban dan
ga pernah membakar apapun. Bola-bola api aneh ini dilihat ratusan orang
tiap tahunnya dan banyak videonya di youtube.
Beberapa ilmuan mencoba
menjelaskan fenomena ini. Mereka mengatakan ini mungkin saja karena
fermentasi sedimen di sungai tersebut. Sedimen-sedimen yang berasal dari
kotoran-kotoran hewan itu mengeluarkan gelembung-gelembung gas, naik ke
permukaan sungai dan terbakar begitu menyentuh udara. Ya, keliatannya
ini penjelasan yang paling masuk akal. Tapi teori ini masih banyak
kejanggalan.
7. Star jelly, Jerman
Biasanya, benda-benda langit yang jatuh ke bumi berupa batuan seperti meteor, atau pecahan-pecahan bintang. Tetapi terkadang yang jatuh ke bumi adalah benda yang lembek seperti star jelly ini. Banyak laporan dari masyarakat yang menemukan jelly luar angkasa ini. Orang-orang Jerman menyebutnya sternenrotz (dalam bahasa inggrisnya star snot) warna dari jelly ini biasanya bening atau agak kekuningan. Berbau dan licin kalau dipegang.
Biasanya, benda-benda langit yang jatuh ke bumi berupa batuan seperti meteor, atau pecahan-pecahan bintang. Tetapi terkadang yang jatuh ke bumi adalah benda yang lembek seperti star jelly ini. Banyak laporan dari masyarakat yang menemukan jelly luar angkasa ini. Orang-orang Jerman menyebutnya sternenrotz (dalam bahasa inggrisnya star snot) warna dari jelly ini biasanya bening atau agak kekuningan. Berbau dan licin kalau dipegang.
Hal ini sudah dibahas di
Koran-koran selama lebih dari 150 tahun, namun tidak ada yang
benar-benar bisa meneliti dan menjelaskan apa sebenarnya jelly ini.
Contoh kasusnya di tahun 1950, 4 polisi Philadelphia menemukan sebuah
lubang sedalam 6 kaki yang berisikan star jelly ini.
8. Lokasi hiking di dalam danau, Austria
Mau mencoba hiking di dalam danau? mungkin Anda tidak boleh melewatkan salah satu fenomena alam cantik ini. Fenomena alam yang aneh membuat jalur hiking cantik di Austria ini berubah menjadi lokasi diving sedalam 10 meter yang unik selama setengah tahun.
Mau mencoba hiking di dalam danau? mungkin Anda tidak boleh melewatkan salah satu fenomena alam cantik ini. Fenomena alam yang aneh membuat jalur hiking cantik di Austria ini berubah menjadi lokasi diving sedalam 10 meter yang unik selama setengah tahun.
Lokasinya di kaki Pegunungan Hochschwab, di Tragoess, Styria, AUSTRIA. Green Lake merupakan
salah satu fenomena alam teraneh di dunia. Selama musim dingin lokasi
ini benar-benar kering layaknya lokasi hiking biasa dimana banyak orang
kota datang kesana untuk berlibur. Tapi berbarengan dengan naiknya
temperatur, salju dan es yang melingkupi pegunungan mulai mencair dan
airnya membanjiri lokasi ini dan membuatnya menjadi lokasi dibawah air
yang airnya sejernih kristal.
Gambar-gambar di bawah ini diambil selama berlangsungnya musim panas (summer):
Kedalamannya mulai dari 1-2 meter hingga lebih dari 10 meter di awal musim panas. Perairan Green Lake ini
mencapai titik paling dalamnya di bulan Juni dimana banyak penggemar
diving datang demi menikmati keindahan taman pegunungan di dalam air.
Bangku-bangku tempat duduk, rumput-rumput hijau pegunungan, pepohonan,
jalan-jalan, dan bahkan jembatan di bawah air menciptakan suasana
menakjubkan seakan berada di daratan. Tapi fenomena ini hanya
berlangsung pada paruh tahun setiap tahunnya. Sehingga justru hal ini
yang membuat orang banyak menjadi penasaran.
9. Kambing-kambing pemanjat, Maroko
Kambing-kambing di atas pohon bisa ditemukan di Maroko. Kambing-kambing ini memanjat pohon untuk memakan buah dari pohon Argan, yang serupa dengan buah zaitun. Para petani setempat biasa mengikuti kawanan-kawanan kambing ini saat mereka berpindah dari satu pohon ke pohon yang lainnya. Bukan karena ingin melihat keanehan ini, melainkan berusaha mendapatkan biji-biji kacang dari sisa buah yang biasanya tidak ikut dimakan oleh kambing-kambing itu.
Kambing-kambing di atas pohon bisa ditemukan di Maroko. Kambing-kambing ini memanjat pohon untuk memakan buah dari pohon Argan, yang serupa dengan buah zaitun. Para petani setempat biasa mengikuti kawanan-kawanan kambing ini saat mereka berpindah dari satu pohon ke pohon yang lainnya. Bukan karena ingin melihat keanehan ini, melainkan berusaha mendapatkan biji-biji kacang dari sisa buah yang biasanya tidak ikut dimakan oleh kambing-kambing itu.
Tiap kacang berisikan 1 hingga 3
biji yang bisa digunakan untuk membuat minyak Argan dan bahan kosmetik
lainnya. Minyak ini telah digunakan orang selama ratusan tahun, tetapi
perlahan pohon Argan makin sulit ditemui akibat kayunya yang sering
dijarah dan juga akibat ulah kambing-kambing pemanjat yang merusaknya.
10. Racun kesturi
Anda mungkin akan terkejut jika mengetahui bahwa kandungan di dalam biji kesturi (castor bean) merupakan racun tanaman paling mematikan di muka bumi. Karena sebiji kecil kesturi cukup untuk membunuh seorang dewasa hanya dalam beberapa menit saja. Sedangkan minyak kesturinya aman digunakan (tapi tidak untuk di makan) karena senyawa racunnya yang dikenal sebagai ricin telah dihilangkan.
Anda mungkin akan terkejut jika mengetahui bahwa kandungan di dalam biji kesturi (castor bean) merupakan racun tanaman paling mematikan di muka bumi. Karena sebiji kecil kesturi cukup untuk membunuh seorang dewasa hanya dalam beberapa menit saja. Sedangkan minyak kesturinya aman digunakan (tapi tidak untuk di makan) karena senyawa racunnya yang dikenal sebagai ricin telah dihilangkan.
11. Migrasi kupu-kupu Monarch
Migrasi massal kupu-kupu Monarch (Danaus plexippus) terjadi saat musim
dingin meliputi sebagian besar Amerika Utara menuju daerah selatan.
Warna kupu-kupu oranye dan hitam terlihat indah ketika memenuhi langit
biru.
12. Tiang Cahaya
Tiang cahaya terjadi saat cuaca sangat dingin ketika kristal es
tergantung di atmosfer, maka fenomena alam ini terlihat di langit malam.
Semakin tinggi kristal es, semakin tinggi pula tiang cahaya itu
terlihat.
3. Maelstorm
Maelstorm adalah pusaran air yang sangat kuat di tengah laut. Pusaran
air yang terjadi di Skotlandia dan dapat terdengar hingga bermil-mil
jauhnya, walaupun nyatanya maelstorm bisa saja terjadi di mana pun.
13. Badai pasir
Badai pasir terjadi ketika angin kencang mengangkat partikel tanah dan
pasir ke atmosfer sehingga membentuk badai. Setiap empat puluh juta
tahun ton debu dibawa dari Sahara ke cekungan Amazon.
14. Pusaran api
Yang satu ini mengerikan, namun tetap terlihat indah. Yaitu pusaran api
yang terjadi saat tornado. Pusaran api terjadi ketika panas dari api
mendorong udara di atasnya sedemikian rupa untuk membentuk pusaran
dengan udara dingin di luar. Jika pusaran ini memperoleh pusaran
vertikal maka api akan terhisap ke atas membentuk pusaran api.Pusaran
api yang terjadi di Tokyo tahun 1923 membakar semua bangunan di sana
yang kebanyakan terbuatdari kayu, sehingga memakan korban 38.000 orang
hangus terbakar.
15.Old Faithful

Yellowstone
adalah yang terbaik geyser dikenal di dunia karena letusan konsisten
hampir setiap jam. Sampai dengan 8.400 galon air panas mendidih menembak
sampai ke langit mencapai ketinggian lebih dari 100 kaki. Ini adalah
pertama kali ditemukan pada tahun 1870 dan sejak itu lebih dari 30.000
letusan telah dicatat. Seperti ikan paus tampil di Sea World geyser ini
menarik ribuan turis per tahun.
16. Kelimutu
Kelimutu
di Indonesia menarik pengunjung karena tiga danau kawah yang
menakjubkan, semua warna yang beragam. Hal ini terletak di puncak gunung
berapi yang tinggi 1.639 meter di Pulau Flores dan tiga danau mengubah
warna mereka sering. Itu semua tergantung pada waktu tahun dan kandungan mineral mengubah mereka. Meskipun mereka rentan terhadap perubahan reguler warna utama Tiwu Ata Polo (Danau Rakyat Bewitched) dan Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (Danau Young Men and Maidens) adalah dalam coklat kemerahan atau hijau.
17. Surtsey

Pada bulan Agustus 1883 di pulau Jawa, gunung Krakatau lenyap selamanya dari satu ledakan tunggal, ledakannya sangat keras. Tepat 80 tahun kemudian sebuah pulau vulkanik baru muncul di tempatnya benar-benar keluar dari biru. Ditemukan bahwa ini disebabkan oleh serangkaian terus kurang letusan gunung berapi ganas di bawah laut selatan .
Hanya dalam waktu dua hari lava cukup dan scoria telah dilemparkan ke permukaan menyebabkan membuntuk sebuah pulau , yang diukur sepertiga mil dari ujung ke ujung. Angin dan erosi telah berkurang ukurannya sejak penampilan pertama, tetapi ini tidak menghalangi beberapa hewan mendirikan rumah di pulau itu. Warga termasuk anjing laut, angsa gagak dan berbagai angsa.
18. Laut Mati

Pada gambar di atas menunjukkan ada orang sangat mudah mengapung di Laut Mati dan membaca koran. Alasan untuk ini adalah bahwa 25% garam (air laut normal adalah sekitar 4-6). Jelas tidak ada kehidupan laut dapat hidup di Laut Mati baik dan dengan meningkatkan densitas air mengambang adalah kejadian alami. Laut Mati, menarik, tidak hanya tempat terendah di planet tetapi juga terpanas, selain bagian dalam sebuah gunung berapi tentu saja!
19. Dachstein Caves
Sepanjang
150 mil dari terowongan es dan gua-gua seram membentuk Gua Dachstein,
gua es yang terkenal Austria yang terletak dekat Danau Hallstatt. Es
kolom megah, lengkungan dan paku terbentuk oleh udara yang
berputar-putar bagian meleleh es. Lebih bawah tanah merupakan gletser raksasa tetapi beberapa pemandangan paling menakjubkan dapat dilihat pada perjalanan menurun, di mana beberapa bagian es telah membentuk apa yang tampak seperti es katedral besar.
20. Aurora Borealis

Atau dikenal sebagai Cahaya Utara fenomena alam yang misterius namun indah dikatakan menjadi salah satu harta terbesar dalam hidup jika Anda cukup beruntung untuk melihatnya sendiri. Nama Aurora Borealis berasal dari Romawi dewi fajar, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, angin dr utara. Ada juga alias Lampu Aurora Australis Selatan - kata Latin untuk Selatan. Lampu adalah hasil foton Bumi bertabrakan dengan angin surya. Anda hanya akan cukup beruntung untuk melihat mereka jika Anda mengunjungi bagian tertentu dari belahan bumi Utara atau Selatan.
21.Danau Ubur-ubur Kakaban, Indonesia

Siapa sangka Indonesia punya danau air payau terbesar sekaligus danau yang memiliki ubur-ubur tak menyengat. Berada di Pulau Kakaban, danau ini memiliki nama yang sama dengan pulau, yaitu Danau Kakaban.
Danau Kakaban dikenal sebagai danau yang memiliki ekosistem unik. Betapa tidak, Danau Kakaban memiliki algae, anemon yang berwarna putih, dan ubur-ubur yang kehilangan kemampuan menyengat.
Danau Kakaban juga sangat terkenal di dunia sebagai danau yang memiliki 4 jenis ubur-ubur yang berbeda. Keempat jenis ubur-ubur tersebut adalah ubur-ubur bulan, ubur-ubur totol, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur terbalik.
Yang disebut terakhir adalah yang paling unik karena ubur-ubur ini berada di dasar danau dengan tentakel menghadap ke atas. Suatu hal yang aneh, karena biasanya ubur-ubur berada di atas dengan tentakel menghadap ke bawah.
22. Danau Milkshake Stroberi, Senegal

Selain Indonesia, ternyata masih ada negara lain yang juga memiliki danau unik, yaitu Senegal. Negara di Benua Afrika ini memiliki danau unik yang berwarna merah jambu, mirip dengan milkshake stroberi.
Adalah Danau Lac Rose Retba nama danau dengan fenomena unik ini. Mirip Danau Kelimutu yang ada di Flores, Danau Lac Rose Retba di Senegal juga bisa berubah warna. Ada kalanya danau ini berwarna ungu, kemudian menjadi ungu muda hingga merah muda, mirip milkshake stroberi.
Usut punya usut, warna cantik ini ternyata dihasilkan oleh mikroorganisme yang ada di dalam danau. Biasanya, warna merah jambu seperti milkshake dihasilkan pada saat musim kemarau tiba. Saat itu, mikroorganisme di dalam danau menyerap, dan menggunakan cahaya matahari untu menghasilkan pigmen merah.
Ternyata, fenomena Danau Lac Rose Retba bukan sekadar dari warna airnya, tetapi juga banyaknya kadar garam yang ada. Turis yang datang pun bisa berenang di danau tanpa perlu repot mengayuh kaki, karena Anda bisa langsung mengapung.
23. Gurun Garam Salar de Uyuni, Bolivia

Hamparan pasir biasanya menghiasi seluruh permukaan gurun, tetapi tidak dengan gurun yang ada di sebelah tenggara Bolivia, dekat puncak Pegunungan Andes. Di sini, Anda bisa melihat gurun terputih dan terasin di dunia, karena ini adalah gurun garam.
Bisa dibilang, Salar de Uyuni adalah dataran garam paling luas di dunia. Dataran ini memiliki luas hingga 10.582 km2. Wow!
Traveler yang datang ke Salar de Uyuni akan disuguhkan dengan gunung-gunung batu garam yang tersusun rapi. Tidak hanya itu, jika datang saat musim hujan tiba, Anda bisa menemukan permukaan gurun yang basah membentuk genang air, mirip seperti cermin raksasa.
Keindahan Salar de Uyuni ternyata tidak sampai di situ. Traveler yang datang juga bisa melihat tempat perkembangbiakan si unggas pink nan menawan, flamingo. Peternakan ini memiliki 3 jenis flamingo, yaitu flamingo Chili, Andes dan James.
24. Air Terjun Darah, Antartika

Di antara gumpalan es yang hampir menutup seluruh daratan Antartika, air terjun di Gletser Taylor, Lembah McMurdo, cukup menarik perhatian. Tidak seperti air terjun lain pada umumnya, air terjun di McMurdo memang bisa dibilang unik karena warna airnya yang semerah darah.
Air terjun di McMurdo juga biasa disebut sebagai air terjun darah atau blood-red waterfall karena warnanya. Seolah darah sungguhan, kucuran air terjun ini mengeluarkan busa di kolamnya. Setelah diteliti, busa ini muncul karena air merah ini mengandung kadar garam yang cukup tinggi.
Penasaran dengan asal usul warna ini? Ternyata, warna darah berasal dari mikroba yang terjebak di dalam danau beku di bawah gletser. Tidak memiliki kesempatan untuk keluar, mikroba pun mulai berkembang biak dengan memanfaatkan mineral yang banyak terdapat di dalam danau.
Saat ini, banyak turis yang datang ke Antartika untuk melihat langsung air terjun darah ini. Tapi sayangnya penginapan tidak tersedia di sana. Anda pun harus membangun tenda jika ingin menginap dan melihatnya secara langsung.
25. Pintu Neraka, Uzbekistan

Ada objek wisata menarik dan dijamin memukau di Kota Darvaz, Uzbekistan, The Door to Hell namanya. Dinamakan demikian karena ada lingkaran besar yang terus memancarkan api, diibaratkan seperti api neraka.
Jika penasaran dengan lokasi The Door to Hell, Anda bisa datang ke bagian tengah Padang Pasir Kara-Kum. Letaknya sekitar 260 km ke utara dari Kota Ashgabat.
Sampai di lokasi, turis akan dibuat tercengang dengan lubang besar dengan diameter yang mencapai 70 meter, dan terus memancarkan api.
Saat terbaik untuk datang dan melihat The Door to Hell adalah pada malam hari. Lokasi lubang yang menghasilkan api menyebarkan panas di lingkungan sekitar. Jadi, bila Anda tidak ingin kepanasan, datanglah pada malam hari. Selain itu, saat malam tiba warna merah api yang keluar dari lubang akan terlihat sangat jelas.

Siapa sangka Indonesia punya danau air payau terbesar sekaligus danau yang memiliki ubur-ubur tak menyengat. Berada di Pulau Kakaban, danau ini memiliki nama yang sama dengan pulau, yaitu Danau Kakaban.
Danau Kakaban dikenal sebagai danau yang memiliki ekosistem unik. Betapa tidak, Danau Kakaban memiliki algae, anemon yang berwarna putih, dan ubur-ubur yang kehilangan kemampuan menyengat.
Danau Kakaban juga sangat terkenal di dunia sebagai danau yang memiliki 4 jenis ubur-ubur yang berbeda. Keempat jenis ubur-ubur tersebut adalah ubur-ubur bulan, ubur-ubur totol, ubur-ubur kotak, dan ubur-ubur terbalik.
Yang disebut terakhir adalah yang paling unik karena ubur-ubur ini berada di dasar danau dengan tentakel menghadap ke atas. Suatu hal yang aneh, karena biasanya ubur-ubur berada di atas dengan tentakel menghadap ke bawah.
22. Danau Milkshake Stroberi, Senegal

Selain Indonesia, ternyata masih ada negara lain yang juga memiliki danau unik, yaitu Senegal. Negara di Benua Afrika ini memiliki danau unik yang berwarna merah jambu, mirip dengan milkshake stroberi.
Adalah Danau Lac Rose Retba nama danau dengan fenomena unik ini. Mirip Danau Kelimutu yang ada di Flores, Danau Lac Rose Retba di Senegal juga bisa berubah warna. Ada kalanya danau ini berwarna ungu, kemudian menjadi ungu muda hingga merah muda, mirip milkshake stroberi.
Usut punya usut, warna cantik ini ternyata dihasilkan oleh mikroorganisme yang ada di dalam danau. Biasanya, warna merah jambu seperti milkshake dihasilkan pada saat musim kemarau tiba. Saat itu, mikroorganisme di dalam danau menyerap, dan menggunakan cahaya matahari untu menghasilkan pigmen merah.
Ternyata, fenomena Danau Lac Rose Retba bukan sekadar dari warna airnya, tetapi juga banyaknya kadar garam yang ada. Turis yang datang pun bisa berenang di danau tanpa perlu repot mengayuh kaki, karena Anda bisa langsung mengapung.
23. Gurun Garam Salar de Uyuni, Bolivia

Hamparan pasir biasanya menghiasi seluruh permukaan gurun, tetapi tidak dengan gurun yang ada di sebelah tenggara Bolivia, dekat puncak Pegunungan Andes. Di sini, Anda bisa melihat gurun terputih dan terasin di dunia, karena ini adalah gurun garam.
Bisa dibilang, Salar de Uyuni adalah dataran garam paling luas di dunia. Dataran ini memiliki luas hingga 10.582 km2. Wow!
Traveler yang datang ke Salar de Uyuni akan disuguhkan dengan gunung-gunung batu garam yang tersusun rapi. Tidak hanya itu, jika datang saat musim hujan tiba, Anda bisa menemukan permukaan gurun yang basah membentuk genang air, mirip seperti cermin raksasa.
Keindahan Salar de Uyuni ternyata tidak sampai di situ. Traveler yang datang juga bisa melihat tempat perkembangbiakan si unggas pink nan menawan, flamingo. Peternakan ini memiliki 3 jenis flamingo, yaitu flamingo Chili, Andes dan James.
24. Air Terjun Darah, Antartika

Di antara gumpalan es yang hampir menutup seluruh daratan Antartika, air terjun di Gletser Taylor, Lembah McMurdo, cukup menarik perhatian. Tidak seperti air terjun lain pada umumnya, air terjun di McMurdo memang bisa dibilang unik karena warna airnya yang semerah darah.
Air terjun di McMurdo juga biasa disebut sebagai air terjun darah atau blood-red waterfall karena warnanya. Seolah darah sungguhan, kucuran air terjun ini mengeluarkan busa di kolamnya. Setelah diteliti, busa ini muncul karena air merah ini mengandung kadar garam yang cukup tinggi.
Penasaran dengan asal usul warna ini? Ternyata, warna darah berasal dari mikroba yang terjebak di dalam danau beku di bawah gletser. Tidak memiliki kesempatan untuk keluar, mikroba pun mulai berkembang biak dengan memanfaatkan mineral yang banyak terdapat di dalam danau.
Saat ini, banyak turis yang datang ke Antartika untuk melihat langsung air terjun darah ini. Tapi sayangnya penginapan tidak tersedia di sana. Anda pun harus membangun tenda jika ingin menginap dan melihatnya secara langsung.
25. Pintu Neraka, Uzbekistan

Ada objek wisata menarik dan dijamin memukau di Kota Darvaz, Uzbekistan, The Door to Hell namanya. Dinamakan demikian karena ada lingkaran besar yang terus memancarkan api, diibaratkan seperti api neraka.
Jika penasaran dengan lokasi The Door to Hell, Anda bisa datang ke bagian tengah Padang Pasir Kara-Kum. Letaknya sekitar 260 km ke utara dari Kota Ashgabat.
Sampai di lokasi, turis akan dibuat tercengang dengan lubang besar dengan diameter yang mencapai 70 meter, dan terus memancarkan api.
Saat terbaik untuk datang dan melihat The Door to Hell adalah pada malam hari. Lokasi lubang yang menghasilkan api menyebarkan panas di lingkungan sekitar. Jadi, bila Anda tidak ingin kepanasan, datanglah pada malam hari. Selain itu, saat malam tiba warna merah api yang keluar dari lubang akan terlihat sangat jelas.






















0 komentar:
Posting Komentar